Buah yang Dikarbit, Amankah?

Selain menunggu buah matang di pohon, para petani kita sudah mengenal proses pematangan buatan secara tradisional dengan cara memeram buah dengan karbit (kalsium karbida).

Karbit yang terkena uap air akan menghasilkan gas asetilin yang memiliki struktur kimia mirip dengan etilen alami, zat yang membuat proses pematangan di kulit buah.

Meski pengarbitan buah ini tidak memengaruhi kandungan gizi dalam buah, dr Fiastuti Witjaksono, Sp GK, tidak merekomendasikan konsumsi buah-buahan tersebut.

“Idealnya buah itu matang di pohon. Walaupun saya tidak secara khusus menekuni tentang zat kimia yang dipakai untuk pematangan buah, dikhawatirkan gas dari karbit ini menempel di kulit dan diserap ke dalam daging buah. Kalau tertelan, hal itu tentu menimbulkan dampak berbahaya,” kata ahli gizi dari Klinik Semanggi ini.

Kerugian lain dari buah yang dikarbit adalah proses pematangan tidak optimal sehingga, meski warna buahnya terlihat kuning, rasanya kurang manis dan buahnya lebih cepat busuk.

http://health.kompas.com

About these ads

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: