Gaya Hidup Sehat Cegah Osteoporosis

Pengeroposan tulang (osteoporosis) bisa dicegah dengan menerapkan gaya hidup sehat sedini mungkin. “Penerapan gaya hidup sehat seharusnya bisa dilakukan masyarakat Indonesia sejak usia remaja,” kata pembicara seminar “Osteoporosis”, dr Amang Surya P, SpOG, di Surabaya.

Amang menjelaskan, masyarakat perlu melakukan pola hidup sehat, seperti rajin mengonsumsi sayuran, susu, berolahraga teratur, hingga meminum vitamin sesuai kebutuhan tubuh.

Bahkan, dia menyarankan, ada baiknya jauh hari masyarakat mulai mengurangi kebiasaan mengonsumsi kopi, mengingat kandungan kafeina di dalam secangkir kopi bisa berpotensi menyebabkan tulang keropos.

“Tulang keropos merupakan penyakit yang gejalanya sering tidak disadari masyarakat. Umumnya banyak diderita wanita di atas usia 50 tahun. Di Indonesia, satu dari tiga wanita sangat berpotensi mengidap penyakit ini,” katanya menjelaskan.

Ia menambahkan, biasanya kesadaran mengidap tulang keropos baru disadari setelah di stadium terparah, misal, ketika si pasien patah tulang tanpa dia sadari penyebabnya. Penyakit tulang keropos berasal dari beragam faktor, bisa karena faktor keturunan (genetik), seks, ras, dan usia.

“Secara ras, wanita pemilik kulit putih asal Eropa cenderung mudah terkena penyakit ini. Di lain pihak, karena paparan sinar matahari sering menerpa wanita di benua Asia, kemungkinan mereka terkena osteoporosis sangat kecil,” ujarnya.

Di sisi lain, justru kemungkinan mengidap tulang keropos semakin besar pada wanita Asia karena faktor kurangnya asupan kalsium per hari yang harus dikonsumsi oleh mereka.

“Rata-rata tingkat konsumsi kalsium wanita Asia 250 miligram per hari. Sementara, kebutuhan wanita normal 1.200 mg/hari. Khusus wanita hamil, disarankan mengonsumsi kalsium lebih dari 2.000 mg/hari,” paparnya.

Amang menyarankan, pola hidup sehat dilakukan semua pihak, baik itu wanita maupun pria. “Pria juga mungkin dapat terkena penyakit tulang keropos jika mereka kurang bisa menjaga kebutuhan kalsium pada tubuhnya,” katanya.

Ia mengatakan, peluang wanita terkena tulang keropos 38 persen, sedangkan pada pria sekitar 28 persen.

Sumber : Republika Online — Kesehatan, Minggu, 21 Desember 2008

1 Response so far »

  1. 1

    wida said,

    pak infonya…buat penyuluhan bagus…
    saya tempel dimading ya…
    izin dulu,,,
    makasih


Comment RSS · TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: