Temu Ilmiah dan Kongres Nasional ke XIV PERSAGI

Bertempat di Gramedia Expo Center Surabaya, Jawa Timur, pada tanggal 11-14 Nopember 2009 dselenggarakan Kongres ke 14 dan Temu Ilmiah oleh Persatuan Ahli Gizi Indonesia (PERSAGI) dengan tema “Konsolidasi PERSAGI menuju Peningkatan Profesionalisme Berbasis Iptek Gizi Terkini”. PERSAGI adalah organisasi profesi Ahli Gizi di Indonesia yang telah terlibat dan berperan aktif dalam dinamika kehidupan bangsa untuk mencapai Indonesia Sehat. Meningkatkan kesehatan rakyat melalui perbaikan gizi dalam mewujudkan cita-cita bangsa adalah tujuan dari organisasi profesi ini.

Temu Ilmiah dibuka dan diresmikan oleh Wakil Gubernur Propinsi Jawa Timur, Syaifullah Yusuf, yang akrab disapa “Gus Ipul”. Dalam sambutannya, Gus Ipul menyatakan dukungan sekaligus mengingatkan bahwa masyarakat sangat membutuhkan gizi, karena masih banyak ditemukan balita dan ibu hamil yang kurang gizi. Tenaga gizi diharapkan mampu mendampingi masyarakat untuk memperoleh makanan bergizi yang dibutuhkan oleh tubuhnya. Tantangannya adalah banyaknya masyarakat kita yang masih berdomisili di daerah yang sulit terjangkau pelayanan kesehatan yang termasuk kategori wilayah daerah terpencil, terluar, perbatasan dan kepulauan. Dibutuhkan inovasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat yang ada di daerah sulit tersebut. Demikian Gus Ipul menegaskan.

Saat ini pemerintah telah berhasil menurunkan prevalensi kurang gizi dari 23,5% tahun 2005 menjadi 18,4% tahun 2007. Namun demikian masih ditemukan disparitas antar propinsi, wilayah perkotaan dan pedesaan, maupun antara kelompok kaya dan miskin serta daerah terpencil dan kepulauan. Hal ini merupakan tantangan besar bagi PERSAGI yang memiliki kekuatan sekitar 15.000-an anggota yang tersebar di seluruh Indonesia dan menempati berbagai posisi di pemerintahan maupun swasta. Penempatan para ahli gizi ini diharapkan dapat menjadi solusi bagi daerah untuk aktif dalam upaya perbaikan gizi masyarakat.

Peserta temu ilmiah kali ini berjumlah sekitar 1200 orang yang berasal dari para pengambil kebijakan, ilmuan, praktisi dari instansi pemerintah, swasta, perguruan tinggi, organisasi profesi, organisasi masyarakat dari seluruh Indonesia dan media massa baik lokal maupun pusat. Peran media massa saat ini cukup potensial dalam bermitra dengan PERSAGI dalam mewujudkan status gizi masyarakat yang optimal. Kerjasama ini cukup serius untuk ditindaklanjuti melalui pembekalan informasi seputar “gizi” sehingga mendapat pemahaman yang tepat untuk dipublikasikan.

Selain itu temu ilmiah ini juga menarik minat kelompok investor swasta di bidang gizi dan makanan yang peduli gizi, serta departemen yang terkait seperti Departemen Kelautan dan Perikanan, Badan Ketahanan Pangan Deptan, serta Yayasan Jantung Indonesia.

Dalam Temu Ilmiah dipaparkan berbagai informasi penting untuk peningkatan ilmu pengetahuan dan teknologi kegizian, penghayatan serta pengalaman profesi Ahli Gizi secara professional dan bertanggung jawab. Materi terpapar meliputi bidang gizi masyarakat, dietetik, gizi institusi dan gizi pangan, yang disampaikan oleh pakar terkait.

Pada acara Kongres ke XIV yang merupakan ajang pertanggungjawaban pengurus kepada anggotanya, terpilih sebagai Ketua Umum periode 2009-2013 adalah DR. Minarto, MPS, yang saat ini menjabat sebagai Kepala Subdirektorat Bina Gizi Makro, Direktorat Bina Gizi Masyarakat Depkes. Pergantian ini juga dilakukan sebagai wujud upaya penyegaran dan estafet generasi dalam kepengurusan untuk penyegaran program yang dapat mengikuti perkembangan situasi dan kondisi saat ini

sumber : gizi.net

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: