HGN ke-58 di Lombok Timur

khaerul-gk

Ketua Persagi NTB

Menyambut Hari Gizi Nasional ke-58 tahun 2010, DPC PERSAGI Kabupaten Lombok Timur menggelar sejumlah acara, di antaranya Seminar Gizi dan Bhakti Sosial. Seminar Gizi sehari dilaksanakan pada 11 Februari 2010 dengan thema “Peningkatan Profesionalisme Ahli Gizi menuju Perbaikan Gizi Masyarakat Lombok Timur”. Seminar yang dihadiri oleh sekitar  100 orang Ahli Gizi se-Lombok Timur itu dibuka langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lombok Timur, dr. H. Endro Pranoto, Sp.M. Dalam sambutannya, dr. Endro mengatakan, seharusnya masalah gizi tidak terjadi di Lombok Timur, karena dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Lombok Timur sebenarnya mampu menyediakan makanan bergizi bagi anggota keluarganya. Ia menyebut contoh acara kenduri “begawe” yang sering dilaksanakan masyarakat Lotim.

Dalam seminar itu, dokter yang pernah menjadi Direktur RS Selong itu juga menyampaikan informasi seputar UU Kesehatan yang baru yaitu UU No. 36 / 2009. Ditekankan seputar Bab VIII mengenai Gizi dan Pasal 128-129 mengenai ASI Eksklusif. Secara khusus, beliau mengharapkan seluruh petugas kesehatan untuk mencermati, memberi perhatian terhadap Pasal 200 mengenai ketentuan pidana bagi pihak yang  dengan sengaja menghalangi program pemberian air susu ibu eksklusif sebagaimana dimaksud dalam Pasal 128 ayat (2) akan dipidana penjara paling lama 1 (satu) tahun dan denda paling banyak Rp.100.000.000,00 (seratus juta rupiah).

ketua persagi Lotim

Ketua Persagi Lotim

Dalam seminar yang dilaksanakan di gedung Balai Pengembangan Kegiatan Belajar Masyarakat (BPKBM) Selong itu, juga disampaikan pemaparan ilmiah mengenai standar / rujukan baru dalam pemantauan pertumbuhan balita, yang disampaikan oleh Ketua DPD PERSAGI Provinsi NTB, Khaerul Anwar, SKM, M.Kes. Dalam pemaparan itu, Khaerul Anwar menegaskan pentingnya para ahli gizi mengikuti perkembangan terbaru di bidang gizi, salah satunya terkait adanya standar baru WHO 2005, yang berimplikasi dengan akan diterapkannya KMS “baru”, dan perubahan beberapa dokumen kesehatan seperti Buku KIA, MTBS, dan Tata laksana Gizi Buruk.

Rangkaian HGN lainnya yang akan dilaksanakan adalah Bhakti Sosial, berupa pembagian paket Sembako ke masyarakat miskin di wilayah Kecamatan Jerowaru. Kegiatan akan dilaksanakan minggu tanggal 21 Februari 2010, yang diikuti seluruh rekan sejawat ahli gizi se-Lombok Timur dan beberapa perwakilan dari DPD PERSAGI Provinsi NTB. Bhakti sosial ini diharapkan akan membuka wawasan para ahli gizi akan bentang permasalahan gizi di wilayah-wilayah yang kurang “beruntung” seperti Jerowaru, sekaligus juga sebagai ajang sosialisasi PERSAGI. “Kita belum dikenal”, kata Ibrahim, Ketua DPC PERSAGI Lombok Timur.

(Disampaikan oleh : Khaerul Anwar SKM, M.Kes/Ketua DPD Persagi NTB)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: