Cukup Sesendok Garam Yodium

Garam beryodium

Kekurangan maupun kelebahan konsumsi yodium bisa menyebabkan gangguan pada tiroid. Lantas berapa, sih, takaran konsumsi yodium yang mestinya kita konsumsi?

Berdasarkan standar internasional yang digunakan Food and Drug Administration (FDA), konsumsi yodium maksimal untuk seseorang kira-kira 150 mikogram (mkg) per hari. Nah, untuk memenuhi itu, menurut Mulyadi Tedjapranata, Direktur Medizone Clinic Jakarta Selatan, bisa didapatkan dari mengkonsumsi satu sampai satu setengah sendok makan garam beryodium.

Namun ternyata, meskipun cuma perlu mengkonsumsi sedikit, masih banyak orang yang mengalami gangguan akibat kekurangan yodium. Mulyadi bilang, kekurangan yodium ini biasanya terjadi pada penduduk yang tinggal daerah pegunungan. “Berdasarkan angka statistik internasional, saat ini masih ada sekitar 2,3 miliar penduduk dunia yang mengalami kekurangan yodium,” kata Mulyadi. Sayang, di Indonesia, belum ada data pendukungnya.

Nah, untuk memenuhi asupan yodium, Anda tak harus memenuhinya dengan mengkonsumsi garam. Anda bisa mendapatkan yodium dari berbagai makanan lain seperti hasil laut contohnya ikan, cumi-cumi, dan kerang. Yodium juga bisa diternukan pada makanan lain seperti telur, susu, dan daging. Hanya saja, kandungan yodium dalam makanan ini tidaklah sebanyak garam beryodium.

Tetapi yang perlu diingat adalah, garam atau berbagai bahan makanan yang mengandung yodium itu tidak boleh sembarangan dimasak. Soalnya, jika sembarangan memasaknya, kandungan yodium bisa berkurang atau hilang. Akibatnya, meskipun Anda mengkonsumsi garam atau makanan yang mengandung banyak yodium, Anda masih kekurangan zat ini. Akhirnya, yang Anda dapatkan pun hanya rasa asin saja, tanpa zat yang bermanfaat bagi tubuh.

Perlu Anda ingat, yodium adalah zat yang cepat menguap. Jika terpapar sinar matahari, kandungan yodium pada garam cepat menguap. Begitu pula jika bersinggungan dengan panas lainnya saat dimasak, yodium juga cepat menguap. Selain harus memasak dengan benar, yodium juga harus dikonsumsi sejak dini. Asupan yodium diperlukan sejak masih di dalam kandungan karena yodium erat hubungannya dengan kecerdasan anak.

Seorang anak berpotensi menderita cacat mental, jika si ibu ketika hamil mengalami kekurangan yodium. Sekadar informasi saja, yodium sangat berhubungan dengan pertumbuhan sel pembentuk otak, yaitu neuron. “Karena kekurangan yodium, maka pertumbuhan sel otak anak juga terhambat dan menyebabkan cacat mental,” kata Mulyadi.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: