Kegiatan PERSAGI di KLU

opik di sdnMasih dalam rangkaian HGN ke 55 yang diselenggarakan oleh DPD Persagi Prov NTB dan DPC Persagi Kabupaten Lombok Utara (KLU), maka pada Hari Sabtu 14 Maret 2015 kemarin beberapa anggota PERSAGI telah melaksanakan kegiatan bhakti sosial kepada masyarakat. Kegiatan bhakti sosial dilakukan di wilayah Kabupaten Lombok Utara tepatnya di Dusun Sire Daye dan SDN 4 Sigar Penjalin, Kec. Tanjung KLU. Kegiatan ini terselenggara bekerja sama antara DPD Persagi NTB dan DPC Persagi KLU dengan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Jurusan Gizi Poltekkes Kemenkes Mataram.

Sebelum menuju lokasi pengabmas, rombongan berangkat dari Mataram yang terdiri dari 1 buah mobil dari Dikes Provinsi NTB, 1 mobil bus kampus dari Poltekkes Kemenkes Mataram dan 3 unit mobil angkutan umum (engkel) yang disewa oleh para mahasiswa. Tampak ikut serta dalam rombongan dari Dikes Provinsi NTB antara lain Bapak Taufik Hari Suryanto, SKM (Ketua DPD Persagi Prov NTB), Luh Suwandeni, SKM, dr. Bagus dan Baiq Winarti (Bendahara Persagi Prov NTB). Untuk rombongan dari Jurusan Gizi antara lain I Ketut Swirya Jaya, SKM, M.Erg (Ketua Jurusan Gizi), Susilo Wirawan, SKM, MPH (Ketua Prodi D III Gizi), I Gde Narda W, STP, M.Si (Ketua prodi D IV Gizi), seluruh dosen dan beberapa staf administrasi serta para mahasiswa baik D III maupun D IV Gizi.

nungguSementara beberapa rombongan yang berasal dari DPC Persagi KLU telah menunggu di lokasi (SDN 4 Sigar Penjalin dan Dusun Sire daye) antara lain Ka. DPC Persagi KLU (Luh Gde S, SKM), beberapa anggota Persagi KLU dari Dinas Kesehatan seperti Musawirin, SST dan Lino Malino. Turut ambil bagian pula anggota Persagi yang bertugas di Puskesmas seperti Ana Rumasiwe dan Bq Septiana H, S.Gz (Pusk. Pemenang), Suriadi Ardika, Mirawati Pebriyana (Pusk Tanjung) dan Gde dkk (Pusk. Senaru)

Perjalanan menuju lokasi dimulai pukul 08.30 WITA berangkat dari Kampus B Dasan Cermen dan menuju lokasi sedikit molor di luar rencana akibat akibat terlambat datangnya mobil yang disewa mahasiswa. Perjalanan tersebut membutuhkan waktu kurang lebih 1,5 jam. Sampai di lokasi SDN 4 Sigar penjalin rombongan langsung disambut dengan hangat oleh wakil Kepala Sekolah dan para guru sekolah yang memang telah cukup lama menunggu rmbongan. Selanjutnya sebagaimana jadwal yang telah disusun mahasiswa dan dosen membagi diri menjadi tiga kelompok yaitu Kelompok Penyuluhan anak SD, Konseling gizi ibu hamil dan penyuluhan bagi keluarga balita.

serah SDNUntuk kegiatan di SD sebelum penyuluhan kelompok dimulai, telah diserahkan secara simbolis paket biskuit sehat bagi murid SD kepada salah seorang guru SD. Selain itu diberikan pula paket alat kebersihan diri (sikat dan pasta gizi serta sabun mandi) yang diserahkan oleh Ketua Persagi Prov NTB. Dalam sambutan singkatnya Mas Opik (demikian biasa disapa) berpesan agar para murid tidak lupa untuk makan pagi, selalu menjaga kebersihan diri dan tetap selalu giat belajar untuk meraih masa depannya. Selanjutnya penyuluhan disampaikan oleh mahasiswa didampingi para dosen dengan mengambil topik tentang makanan sehat, sarapan pagi dan PHBS. Antusiasme murid-murid kelas IV dan V begitu semangat saat mereka mendapatkan materi tersebut. Apalagi ketika penyampaian materi telah usai diberikan door prize (hadiah) bagi murid-mirid yang mampu menjawab pertanyaan dengan benar dari mahasiswa. Berbagai hadiah menarik diterima para murid yang beruntung.

bumilSementara pada lokasi lain tak jauh dari SDN 4 Sigar Penjalin tepatnya di rumah Kadus Sire Daya masyarakat setempat juga mendapatkan kunjungan pengabmas dari rombongan. Bahkan menurut salah seorang warga mereka telah menunggu sejak pukul 08.00 WITA sebagaimana undangan yang telah disampaikan sebelumnya oleh Kepala Dusun. Di dusun yang berada di dekat Pantai Sire tersebut terdapat 2 kelompok yang membagi diri sesuai tugas masing-masing. Beberapa mahasiswa yang didampingi dosen melakukan konseling bagi ibu hamil yang datang, demikian pula bagi ibu balita dilakukan penyuluhan tentang pentingnya makanan bergizi bagi balita beserta keluarganya tersebut.

Anggota PERSAGI Prov NTB yang terdiri dari dosen Poltekkes yang bertugas mendampingi mahasiswa dalam melakukan konseling antara lain Ibu Yuli Laraeni, SKM, MPH, Ni Ketut Sri Sulendri, SST, MPH, Suhaema, S.Si.T, MPH, Retno Wahyuningsih, S.Gz, M.Gizi dan Lidya Ratna Handayani, S.Gz. Sedangkan dosen yang mendampingi mahasiswa dalam melakukan penyuluhan bagi ibu balita antara lain I Gde Narda, W, STP, M.Si, L Khairul Abdi, SKM, M.Kes, Mardiansyah, SST dan Jaya Pandu Ruslaningrat.

hairul ceramahRangkuman dari materi yang diampaikan oleh L. Khairul Abdi dkk adalah bahwa 1000 hari pertama kehidupan telah disepakati oleh para ahli di seluruh dunia sebagai saat yang terpenting dalam hidup seseorang. Sejak saat konsepsi (pertemuan sperma dan sel telur), perkembangan janin di dalam kandungan, hingga ulang tahun yang kedua menentukan kesehatan dan kecerdasan seseorang. Memaksa anak dan balita untuk mengonsumsi makanan sehat menjadi kurang bermakna dibanding apa yang ibu makan saat hamil. Makanan selama kehamilan dapat mempengaruhi fungsi memori, konsentrasi, pengambilan keputusan, intelektual, mood, dan emosi seorang anak di kemudian hari.

Pertumbuhan anak pada periode emas berlangsung begitu cepat, yaitu selama tahun pertama dan kedua usia anak. Namun, dalam kasus-kasus kekurangan gizi, justru fakta menunjukkan bahwa penurunan status gizi terjadi pada periode ini. Oleh karena itu asupan makanan selama kehamilan sangatlah perlu untuk diperhatikan. Kementerian Kesehatan RI juga menyerukan hal yang sama, selain untuk mendapatkan generasi penerus yang lebih berkualitas, juga untuk memutus rantai kemiskinan. Dengan meningkatkan kuliats kesehatan ibu hamil dan anak sejak dalam kandungan akan didapatkan generasi penerus yang lebih produktif sehingga dapat memajukan kualitas generasi muda.

mahasiswaMasyarakat begitu antusias mendengarkan paparan materi yang diberikan para dosen Jurusan Gizi tersebut. Beberapa sasaran menanyakan hal-hal yang terkait materi dan masalah-masalah yang sering dihadapi balita misalnya balita yang susah makan, banyak makan namun BB-nya susah sekali untuk naik dan sebagainya. Kegiatan tersebut tak lepas pula dari dukungan Kepala Dusun Sire Daya yang begitu antusias dan bergembira menyambut kedatangan rombongan dan sempat menyampaikan beberapa patah kata sambutan.

Setelah penyampaian pesan-pesan oleh pemateri, sesi selanjutnya adalah pemberian konseling gizi dengan membentuk kelompok-kelompok kecil yang memang telah dijadwalkan sesuai agenda kegiatan hari itu. Pada sesi ini seluruh mahasiswa Jurusan Gizi (Smt 2 dan 4) bertindak sebagai konselor yang mendampingi sasaran, mendengarkan keluhan dan masalah-masalah kesehatan khususnya gizi yang dihadapi untuk selanjutnya mencarikan jalan terbaik (solusi) bagi masalahnya. Pertanyaan-pertanyaan lebih bersifat pribadi sehingga sasaran lebih terbuka dalam penyampaiannya.

susiloKurang lebih 15 menit konselingpun usai dan sebagai bentuk penghargaan diberikan pula door prize bagi ibu-ibu yang mampu menjawab pertanyaan yang telah disediakan. Bertindak memandu acara quiz berhadiah tersebut Ketua DPC Persagi KLU Ibu Lu De (demikian beliau akrab disapa). Saling berebut jawaban membuat MC yang sehari-hari sebagai Ka Sie Gizi di KLU ini cukup kewalahan. Dalam waktu singkat beberapa door prize yang disiapkanpun ludes tak bersisa. Setelah istirahat sejenak dan foto bersama selanjutnya rombongan berpamitan dengan Kadus Sire daya untuk melanjutkan perjalanan.

opiqSebelum pulang rombongan yang dari SDN 4 Sigar Penjalin dan Dusun Sire Daye istirahat melepaskan penat sambil makan siang di tepian pantai Sire yang terkenal sangat indah dengan panorama di seberang tampak dari kejauhan berdiri sebuah hotel bintang 5 (Oberoi Hotel). Beberapa anggota Persagi sempat mengikuti sebuah pesta kecil (“pesta jongkok”). Sebuah istilah yang dipergunakan civitas gizi untuk acara belah duren yang sempat dibawa oleh ibu Luh De yang merupakan hasil panen dari kebun sendiri.

Indahnya pantai seolah telah menghapus penatnya badan saat di perjalanan yang begitu panjang dan melelahkan serta capeknya fikiran oleh rutinitas sehari-hari. Kebersamaan yang sulit untuk dilupakan bersama anggota PERSAGi. Selalu maju ahli gizi seluruh Indonesia…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: